Atom dan Inti di Dalamnya
Hal yang sangat fundamental dalam fisika nuklir adalah mempelajari kelakuan partikel-partikel penyusun atom dan strukturnya. Kita bisa ibaratkan atom sebagai sebuah bola yang memiliki inti (nukleus) yang dikelilingi oleh elektron-elektron yang bergerak mengelilinginya dengan lintasan-lintasan (kulit) tertentu.
Pada kenyataannya, elektron yang mengelilingi nukleus, memiliki pola gerakan yang tidak ajeg pada satu lintasan, tetapi acak. Hanya saja ada probabilitas terbesar keberadaan elektron tersebut pada satu lintasan. Singkatnya bisa kita katakan suatu kulit bukanlah lintasan elektron, tetapi tempat yang paling sering dikunjungi elektron.
Kecenderungan elektron pada suatu posisi kulit berbeda-beda, tergantung dari energi yang dimilikinya. Semakin besar energi pada sebuah elektron, maka elektron itu akan berada pada kulit yang semakin jauh dari nukleus. Kita juga mengenal istilah spin-up dan spin-down, yang berarti kecenderungan gerak spin elektron yang mendekat atau menjauhi inti.
Kemudian kita bicara tentang inti atom (nukleus). Inti atom terdiri dari partikel-partikel neutron dan proton yang disebut nukleon. Nukleon ini analog pola geraknya seperti elektron yang mengelilingin nukleus. Ada 3 buah model yang sering digunakan untuk menjelaskan tentang nukleus; model gas, model tetes air, dan model kulit. Untuk mengetahui informasi-informasi energi per kulit, momentum sudut dan spin inti, kita bisa menggunakan pemodelan kulit.

ada yg kurang nih. penjelasan tentang partikel2 penyusun inti. kalo cuma elektron dan inti, orang kimia juga bisa. orang fisika harusnya bisa mnembus jauh ke dalam inti. hehehe.
semangat
Comment by tata — February 21, 2008 @ 12:51 pm
insya Allah di seri ke-2
itu baru pengantar dikit..
Comment by soliter — February 21, 2008 @ 2:36 pm