Soliter

February 27, 2008

Nuclear Shell Model [1]

Kategori: akademika

Ada 2 teori pemodelan besar yang bisa menjelaskan fenomena-fenomena dalam inti, yakni model kulit inti (nuclear shell model) dan model tetes air (liquid drop). Penggunaannya tergantung objek pengamatan apa yang ingin diketahui.
(more…)

Shubuh

Kategori: privasi

Selepas shubuh. Selesai tilawah.
Apa selanjutnya?!
Lari pagikah?

Tapi rasanya mata ini ingin mengatup sebentar. Ibu pasti mencak-mencak kalau tahu saya tidur sehabis shubuh. Rizki hari ini bakal dipatok ayam, katanya. biasanya waktu masih di rumah, S.O.P. ba’da shubuh di hari libur adalah kunci pintu kamar, pasang earphone dengan konten lagu heavy, selimutan, plus tutup pake bantal kalau perlu.

Ya, mata ini makin terasa berat kini.











dimuat juga di http://belajarmenulis.wordpress.com/

 

February 26, 2008

Absen

Kategori: manusia, privasi, budaya

Penggunaan istilah absensi seringkali tertukar dengan presensi. Absensi secara harfiah berarti ketidakhadiran berakar dari kata dasar absen yang artinya tidak hadir. Sedangkan presensi berarti kehadiran, berasal dari noun bahasa inggris present yang artinya hadir.

“isi nama tuh di absensi”. Kalimat yang ditujukan untuk menyuruh seseorang yang hadir pada sebuah kegiatan untuk membubuhkan tanda kehadirannya pada daftar ketidakhadiran. Kesalahan penggunaan istilah yang cukup fatal bukan? paling tidak secara logika bahasa.

Istilah yang tepat, presensi, memang agak asing di telinga. Namun, apa salahnya kita coba untuk meletakkan sesuatu pada tempatnya? Mari kita tidak lagi terus menerus mendzalimi diri kita sendiri.

Oya, siang tadi saya seharusnya mengisi lembar absensi.











dimuat juga di http://belajarmenulis.wordpress.com/

 

Kesetaraan

Kategori: manusia, islam, budaya

Jadi teringat awal masuk kuliah dahulu. Bertemu dengan suasana Masjid Kampus yang asri. Tak hanya asri, Masjid ini memberikan suatu pelajaran baru yang berharga bagi saya.

Biasanya di kampung saya, atau di sebelah kampung saya, atau di sebelah sebelah kampung saya, masjid akan dilengkapi dengan sajadah-sajadah minimal karpet. Tetapi yang jelas, pasti ada sajadah untuk imam. Sajadah paling bagus, paling tebel. Adalah sesuatu yang baru saat di kampus ini, masjid tidak dilengkapi dengan sajadah, bahkan untuk imam.

Saya terus memikirkannya. Kesimpulan sementara, saya melihat adanya prinsip kesetaraan yang diperlihatkan dari samanya alasan untuk sholat. Alas sholat jamaah sama dengan imamnya, tak lebih bagus, tak lebih tebal, tak lebih tinggi.

Di masjid dekat dengan kost saya, setiap maghrib, isya dan shubuh selalu saya temui imam muda yang di kemudian hari begitu saya kagumi. Bacaan AlQur’an saat dia mengimami sholat sungguh sangat bagus, tartil dan indah sekali langgamnya, sering membuat titik air mata turun dari pelupuknya. Penyesalan saya adalah sampai saat ini saya tak tahu namanya, yang saya tahu dia masih berstatus mahasiswa, angkatan 98.

Ada satu hal yang selalu saya perhatikan darinya. Masjid dekat kost saya ini sama dengan masjid-masjid di kampung saya, kehormatan sajadah tebal dan bagus untuk imam. Tetapi sang imam muda selalu menggulung sajadah jika dia akan mengimami. Sholat bersama di lantai keramik, tak lebih tinggi, tak lebih rendah, setara.

Selalu, dan selalu saya mengasosiasikan kepemimpinan dalam agama saya, Islam, dengan kesetaraan yang ditunjukkan oleh fenomena di atas. Tidak hanya dari disiplinnya mengikuti komando, atau shaf-shafnya yang rapi dan rapat, tetapi juga kesetaraan dan penolakan terhadap pengistimewaan.

Kini, apabila kehormatan menjadi Imam datang pada saya, sajadah tebal nan indah itu akan selalu tergulung.











dimuat juga di http://belajarmenulis.wordpress.com/

 

February 25, 2008

Pengamen

Kategori: manusia

Saya selalu tidak suka dengan pengamen. Sering saya bertanya apa bedanya mereka dengan pengemis? genjrang genjreng ga keruan, terus minta duit, terus ngeloyor pergi. Saya paling males ngasih. Ngamen dijadikan kedok untuk menutupi modus mengemis mereka.

Tetapi tentu saja selalu ada perkecualian. Seperti tadi di warung Cap Cay. Waktu dari pesan makanan sampai siap hidang di warung ini memang cukup lama, selama jeda waktu itu saya dan serombongan kawan ngobrol ngalor ngidul plus ejek-ejekan. Ditengah keasyikan kita, muncul pengamen tunggal, bawa gitar, pake kaos.

Saya nilai pengamen ini adalah salah satu pengamen yang tahu cara mengamen dengan elegan. Diselingi candaan-candaan garing, dia membawakan beberapa lagu Iwan Fals sampai selesai dengan sungguh-sungguh, walaupun gelas plastik uangnya sudah ada yang mengisi. Beberapa kali kawan saya merequest lagu darinya.

Tutur katanya yang rendah hati dan dedikasinya saat menyanyi memberikan rasa penghargaan yang sangat tinggi dalam hati saya. Beberapa ribu pun keluar untuknya.

Memang fatsoen itu perlu, dalam mengemen sekalipun.









dimuat juga di http://belajarmenulis.wordpress.com/ 

Perut

Kategori: umum

Perut saya sakit hari ini. Mungkin ini imbas dari telat makan kemarin.

Jadi ceritanya setelah pagi skemarin belum sempet makan apa-apa, dan siangnya saya mau langsung tidur, males keluar kandang. Tapi emang rejeki nggak ke mana, ada kamil datang ke lab ngasi makanan kotak, isinya 2 biji kue (biji?) dan air mineral dalam gelas cantik. Ada makanan masuk perut.

Baru malam hari saya keluar beli makan, saking laparnya, setelah makan di tempat (warteg), pulang ngebungkus juga buat ‘cemilan’ ekstra.

Itulah tersangka utama sakitnya si perut.

February 24, 2008

Tidur

Kategori: umum, privasi

Sehabis training tadi, entah kenapa kepala terasa berat, pusing ga keruan. Sholat dzuhur terus tilawah sebentar, hingga akhirnya nyungsep di tempat bobo.

Yah, tentu saja bobo, atau bahasa resminya: "tidur". Adalah seperti yang disampaikan oleh kbbi:

ti·dur v 1 dl keadaan berhenti (mengaso) badan dan kesadarannya (biasanya dng memejamkan mata): siang untuk bekerja, malam untuk istirahat dan—; obat—(penidur), obat bius (obat yg menyebabkan dapat tidur nyenyak); 2 (masuk—; pergi—) hendak (mulai) mengistirahatkan badan dan kesadarannya: biar aku saja yg menyudahkan pekerjaan ini, engkau boleh pergi—; tempat—, tempat untuk tidur; ranjang; 3 berbaring; terbaring (tidak berdiri): bubu—;
di atas miang (enjelai), pb tidak dapat tenang (selalu gelisah);— tak lelap, makan tak kenyang, pb sangat gelisah (krn bersusah hati, banyak pikiran, dsb);
ti·dur-ti·dur v berbaring-baring (untuk melepaskan lelah dsb): ia ~ di pematang seraya berlagu;
~ ayam tidur, tetapi belum nyenyak benar;
me·ni·duri v 1 tidur di; berbaring di; 2 ki bersetubuh dng: seorang pemuda ditangkap krn disangka ~ istri orang;
me·ni·dur·kan v 1 membawa tidur; membaringkan (meninabobokan dsb) supaya tidur: ia biasa ~ anaknya dng senandung; 2 merebahkan: setelah di rumah ia langsung ~ dirinya di balai-balai;
ter·ti·dur v 1 (sudah) tidur; mulai tidur: Upik sudah ~; 2 tidak sengaja tidur: semalam ia ~ di depan pesawat televisi;
ti·dur·an v berbaring-baring tetapi tidak tidur (untuk melepaskan lelah dsb): ia ~ di sofa sambil membaca koran; ia senang ~ di kursi malas;
ti·dur-ti·dur·an v tiduran;
pe·ni·dur n 1 cak tukang tidur; orang yg suka tidur (mudah sekali tidur): sambil duduk pun ~ itu dapat tidur lelap walaupun keadaan di sekelilingnya sangat bising; 2 (obat dsb) untuk memudahkan atau menyebabkan tidur nyenyak: obat ~; hikmat ~;
pe·ti·dur·an n tempat tidur;
ke·ti·dur·an 1 n tempat (balai-balai dsb) untuk tidur; 2 v tidak sengaja tidur; tertidur: krn sangat lelah, ibu ~ di sofa;
ke·ti·dur-ti·dur·an v selalu hendak tidur;
se·ke·ti·dur·an n setempat tidur; keadaan tidur bersama-sama di satu tempat tidur;
selapik ~ , ki (sahabat) karib sekali;
ber·se·ke·ti·dur·an v 1 tidur bersama-sama di tempat tidur; 2 bersetubuh


dan saya tidur selama lebih dari 4 jam siang ini..

 

 

Training Blogging

Kategori: umum

Assalamu’alaikumww..
Halo..

Saya lagi ngeblog di depan komputer pada acara "Training Blogging Gamais

Hahahaha.. Garing ya?!

Ikut acara pelatihan yang isinya anak-anak muda semua ternyata menyenangkan. Muda relatif terhadap angkatan saya. 

Ni acara diisi sama pak Budi Rahardjo blogger kondang yang merangkap dosen di kampus saya. Isinya? Ya, tak jauh dari tips n trik cara ngeblog yang baik dan benar.

Nah, sekarang ceritanya kita lagi praktikum di Labdas IF, jadinya dapet akses internet n bisa ngeblog.

Sudahlah.. 

February 17, 2008

ITB Yang Makin Gemulai..

Kategori: kampus

ITB yang makin gemulai..

Sebuah kalimat yang terucap dari seorang temen..

Benarkah?!

Hmmmm….
Ga bisa menggenaralisir sih, tapi makin lama anak-anaknya emang makin penurut. perempuannya makin banyak, laki-lakinya makin metro (hahahaha).

Saya amati dari beberapa fakta sejarah. mulai dari ospek yang dulu keras bangget, seringnya tawuran, rapat bentak-sana bentak-sini, kursi2 melayang, ngeyel sama soknya minta ampun
Pokoknya maskulin dah!
Kalo sekarang kan ospek isinya seminar-seminar aja, rapat malem yang intimidatif udah jarang, tawuran ga pernah kedengeran lagi, kompromistis, pejantannya dandy n wangi..

Trus?!
Apa ini salah?

Well, i dunno..

Asal anak cowoknya ga pada maen boneka ajalah
Hahahahaha…

(more…)

February 15, 2008

Selamat Pagi Indonesia

Kategori: syair, indonesia

sedetik yang lalu adalah masa yang sudah lewat,
mari kita hidup dalam detik ini,
detik di mana kita bisa mengolah hidup,
menyambut masa depan yang lebih cerah..
(more…)

February 14, 2008

Atom dan Inti di Dalamnya

Kategori: akademika

Hal yang sangat fundamental dalam fisika nuklir adalah mempelajari kelakuan partikel-partikel penyusun atom dan strukturnya. Kita bisa ibaratkan atom sebagai sebuah bola yang memiliki inti (nukleus) yang dikelilingi oleh elektron-elektron yang bergerak mengelilinginya dengan lintasan-lintasan (kulit) tertentu.

Pada kenyataannya, elektron yang mengelilingi nukleus, memiliki pola gerakan yang tidak ajeg pada satu lintasan, tetapi acak. Hanya saja ada probabilitas terbesar keberadaan elektron tersebut pada satu lintasan. Singkatnya bisa kita katakan suatu kulit bukanlah lintasan elektron, tetapi tempat yang paling sering dikunjungi elektron.

Kecenderungan elektron pada suatu posisi kulit berbeda-beda, tergantung dari energi yang dimilikinya. Semakin besar energi pada sebuah elektron, maka elektron itu akan berada pada kulit yang semakin jauh dari nukleus. Kita juga mengenal istilah spin-up dan spin-down, yang berarti kecenderungan gerak spin elektron yang mendekat atau menjauhi inti.

Kemudian kita bicara tentang inti atom (nukleus). Inti atom terdiri dari partikel-partikel neutron dan proton yang disebut nukleon. Nukleon ini analog pola geraknya seperti elektron yang mengelilingin nukleus. Ada 3 buah model yang sering digunakan untuk menjelaskan tentang nukleus; model gas, model tetes air, dan model kulit. Untuk mengetahui informasi-informasi energi per kulit, momentum sudut dan spin inti, kita bisa menggunakan pemodelan kulit.

February 2, 2008

Sidang Chapter 1

Kategori: privasi, kampus

Jumat, 1 februari 2008, dimulai jam 9.00 berakhir jam 09.45
Berlokasi di 1205, bersebelahan dengan bengkel.
(more…)

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Ian Main