Netra
Kita tak berani lagi untuk jujur pada kepala sendiri
Aroma udara telah pengap oleh kemunafikan
Jalan-jalan telah penuh dengan kompromi persekongkolan
Di saat para penguasa menarikan salsanya yang culas
dosen, rektor, guru besar dengan senang hati mengepel cairan keringat mereka yang jatuh ke lantai
mengepel supaya tidak ada slip
kemudian berbangga dengan kain pel yang kini telah jadi hitam
sama hitamnya dengan seringai dan kedipan seekor tikus kecebur got
Para pelajar dan mahasiswa hanya memberikan sorakan dan tepukannya
saat kaki-kaki mereka berjingkat dalam lampu kelap-kelip dan suasana hot
dengan sepoci tequilla seharga uang spp mereka berujar..
"Amboiiii, mari nikmati masa muda!"
seorang lusuh kerempeng berteriak-teriak
menuntut pembagian..
serentak terdengar riuh bisikan
"oh.. dia orang tak waras",
"oh.. tak tahu malu",
"..."
Dewasa ini masyarakat secara kolektif memberikan restunya
putra pada sang ayah
siswa untuk gurunya
mahasiswa bersama dosennya
pasien-pasien untuk dokter
penumpang bagi pak sopir
pembantu ke majikan
hingga om pelanggan untuk lonte favoritnya
Lihatlah..
udara makin pekat
menghitam..
kita telah menjadi buta
Bandung, 240108

Agak minder saya harus memberi comment untuk karya Kang Zam ini. Namun cukup menggelitik jari saya untuk mengetik tatkala membaca ‘seorang lusuh kerempeng berteriak-teriak…’, ini siapa ya Kang?hehe..sepertinya saya kenal. Gaya bahasa yang mengalir dan lugas tapi sedikit slank ini memberi emosi yang kuat untuk karya seorang berjiwa rebellion yang hanif. Kalo boleh jujur Kang Zam mirip sama Taufik Isamil dalam berbahasa di sini. Two Thumbs Up lah buat Kang Zam..diantos anu sanesna nya Kang..
Comment by kang cepi — April 8, 2008 @ 11:52 am
Waduh, saya yang merasa mendapat kehormatan kang Cepi mau ngasih komentar buat puisi ngasal saya ini..
kumaha atuh kang, damang ieu teh? iraha kempel alumni deui?
btw blog ini bakal jarang diapdate, seringnya ngapdet yang di alamat:
http://belajarmenulis.wordpress.com/
sama
http://sadjak.wordpress.com/
Comment by soliter — April 8, 2008 @ 2:22 pm