Soliter

January 24, 2008

Netra

Kategori: syair

Kita tak berani lagi untuk jujur pada kepala sendiri
Aroma udara telah pengap oleh kemunafikan
Jalan-jalan telah penuh dengan kompromi persekongkolan 

Di saat para penguasa menarikan salsanya yang culas 
dosen, rektor, guru besar dengan senang hati mengepel cairan keringat mereka yang jatuh ke lantai 
mengepel supaya tidak ada slip 
kemudian berbangga dengan kain pel yang kini telah jadi hitam 
sama hitamnya dengan seringai dan kedipan seekor tikus kecebur got

Para pelajar dan mahasiswa hanya memberikan sorakan dan tepukannya 
saat kaki-kaki mereka berjingkat dalam lampu kelap-kelip dan suasana hot 
dengan sepoci tequilla seharga uang spp mereka berujar.. 
"Amboiiii, mari nikmati masa muda!" 

seorang lusuh kerempeng berteriak-teriak 
menuntut pembagian.. 
serentak terdengar riuh bisikan 
"oh.. dia orang tak waras", 
"oh.. tak tahu malu", 
"..." 

Dewasa ini masyarakat secara kolektif memberikan restunya
putra pada sang ayah
siswa untuk gurunya
mahasiswa bersama dosennya
pasien-pasien untuk dokter
penumpang bagi pak sopir
pembantu ke majikan
hingga om pelanggan untuk lonte favoritnya 

Lihatlah.. 
udara makin pekat 
menghitam.. 
kita telah menjadi buta 

 

 


 

Bandung, 240108

2 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://kangzamzam.blogsome.com/2008/01/24/netra/trackback/

  1. Agak minder saya harus memberi comment untuk karya Kang Zam ini. Namun cukup menggelitik jari saya untuk mengetik tatkala membaca ‘seorang lusuh kerempeng berteriak-teriak…’, ini siapa ya Kang?hehe..sepertinya saya kenal. Gaya bahasa yang mengalir dan lugas tapi sedikit slank ini memberi emosi yang kuat untuk karya seorang berjiwa rebellion yang hanif. Kalo boleh jujur Kang Zam mirip sama Taufik Isamil dalam berbahasa di sini. Two Thumbs Up lah buat Kang Zam..diantos anu sanesna nya Kang..

    Comment by kang cepi — April 8, 2008 @ 11:52 am

  2. Waduh, saya yang merasa mendapat kehormatan kang Cepi mau ngasih komentar buat puisi ngasal saya ini..
    kumaha atuh kang, damang ieu teh? iraha kempel alumni deui?

    btw blog ini bakal jarang diapdate, seringnya ngapdet yang di alamat:
    http://belajarmenulis.wordpress.com/
    sama
    http://sadjak.wordpress.com/

    Comment by soliter — April 8, 2008 @ 2:22 pm

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Ian Main