Konstantinopel 1453
Muslim (Turki Utsmani)
Leader : Muhammad II
Pasukan: 150ribu orang
Source: senjata klasik jarak pendek + meriam (teknologi baru saat itu)
Tokoh pembantu: Syaikh Aaq Syamsudin (guru Muhammad II), Halil Pasha dan Zaghanos Pasha (keduanya tangan kanan Muhammad II)
VS
Byzantium (Konstantinopel)
Leader: Constantine Paleologus
Source: Benteng 10 m dengan parit 7 m
Tokoh pembantu: Kardinal Isidor, Pangeran Orkhan dan Giovanni Giustiniani (dari Genoa)
Kondisi umum konstantinopel
- Barat => benteng dua lapis, artileri muslim harus membobolnya
- Selatan => laut Marmara, pasukan laut muslim berhadapan dengan pelaut Genoa pimpinan Giustiniani
- Timur => selat sempit Golden Horn, armada laut harus masuk ke yang sudah dilindungi dengan rantai besar hingga kapal perang ukuran kecil pun tak bisa lewat.
Skenario perang
- penyerangan dimulai hari jumat 6 april 1453M (sebelumnya Muhammad II mengirim surat kepada Paleologus untuk masuk Islam atau menyerahkan penguasaan kota secara damai atau perang)
- dari barat benteng berusaha dibobol, tetapi setiap kali runtuh sedikit, si pasukan konstantinopel numpukin lagi
- Usaha lain dicoba; menggali terowongan di bawah benteng, cukup menimbulkan kepanikan kota, namun juga gagal
- berminggu2 benteng tidak bisa dijebol
- akhirnya, ada ide untuk menyerang dari arah timur (golden horn) yg pertahanannya agak longgar (konsentrasi pertahanan konstantinopel ada di barat).
- dalam semalam 70 kapal dipindahkan melalui DARAT untuk menghindari rantai penghalang (ini awalnya dianggap ide bodoh)
- 29 mei 1453 (setelah sehari istirahat) dilakukan penyerangan total
- pasukan muslim terdiri dari 3 lapis: irregular di lapis pertama, Anatolian Army di lapis kedua dan terakhir pasukan Yanisari
- Giustinianimenyarankan Constantine untuk mundur atau menyerah tapi Constantine tetap konsisten hingga gugur di peperangan (kabarnya Constantine melepas baju perangnya dan bertempur bersama pasukan biasa hingga tak pernah ditemukan jasadnya => WOW)
- Giustiniani meninggalkan kota dengan pasukan Genoa-nya. Kardinal Isidor lolos dengan menyamar sebagai budak melalui Galata, Pangeran Orkhan gugur di peperangan.
- Konstantinopel jatuh
Epilog pasca perang
- Penduduk kota berbondong-bondong berkumpul di Hagia Sophia
- Sultan Muhammad II memberi perlindungan kepada semua penduduk, siapapun, baik Islam, Yahudi ataupun Kristen
- Toleransi tetap ditegakkan, siapa pun boleh tinggal dan mencari nafkah di kota tersebut
- Sekolah dibangun, siapa pun boleh belajar, tak ada perbedaan terhadap agama, GRATIS lagi
- Membangun perumahan, diberikan gratis kepada para pendatang yang bersedia tinggal dan mencari nafkah di reruntuhan kota Byzantium.
- Kota tersebut kini bernama Istanbul, Hagia Sophia yang megah berubah fungsi menjadi museum.
——
Referensi
http://panji-only.web.ugm.ac.id/?p=13
http://myquran.org/forum/index.php?topic=9909.0;wap2
http://eramuslim.com/berita/lpk/7b16154048-muhammad-al-fatih-the-conqueror.htm?prev

Ini ada juga ceritanya di salah satu blog : http://easternearth.wordpress.com/2007/09/29/sultan-muhammad-al-fateh-pemimpin-yang-dijanjikan/
Comment by Affan — November 23, 2007 @ 4:24 pm
Assalamualaikum kang,
Subhanallah ceritanya.. sangat mengasah strategic thinking..
Kang coba narasikan bagaimana para pejuang-pejuang islam tersebut dalam jihadnya dong.. Kalo constantine bisa turun ke lapangan gitu apa muhammad al-fatih ga turun kang?
Keren banget kali ya kalau ada filmnya kayak kingdom of heaven sebagai sarana dakwah..
Comment by Tri Aji Nugroho — November 27, 2007 @ 12:27 pm
bagus juga infonya..
kl story pembebasan Islam lainnya ada nggak selain yg ini, misalnya spt di andalusia, persia, mesir, dll. kalau ada kasih info ya. maturnuwun
Comment by ayu — February 25, 2008 @ 3:25 pm