Soliter

June 17, 2007

Bidadari Penyelamat

Kategori: manusia, syair, indonesia

 

Ratu adil?

 

6.30 pagi…
aku sudah terbangun
Matahari bersinar…
tapi tak terasa panas
Setan dalam hati tertawa
Teringat kejadian semalam
Semua bilang aku salah jalan
Tapi nggak ada satupun yang punya peta

Haripun berlalu…
Tak sadar sudah tahunan
Kemana bidadariku pergi…
Yang bisa menyelamatkanku
Seharusnya dia dari tadi…
sudah berada disini
Malaikat hatiku terbelenggu
Akal sehatku pun mati

Semua orang coba-coba untuk menolong
Tapi terdengar seperti menggonggong

Haripun berlalu…
aku tercebur semakin dalam….

 

—-
Slank 

 

 

 

Seperti digambarkan oleh musik tradisional,
kalian selalu menunggu pemimpin yang akan membawa ke kejayaan,
bukannya tiap orang mengatakan bahwa ia-lah pemimpin yang membawa kepada kejayaan itu.

Pram, cuplikan dialog roman "Bumi Manusia"

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://kangzamzam.blogsome.com/2007/06/17/bidadari-penyelamat/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Ian Main